Pages

Monday, December 28, 2009

OBITUARI

Dear Ladies....
Waaah, minta maaf lama gak ngintip...Kangen juga ternyata sama wanita-wanita cantik disini...^_^
Ngobrol lagi yuuuk...? Mau ngomongin apa malam ini? Resolusi tahun baru? Kenapa harus resolusi? Aku malah kepikiran pengen nulis obituari...Hehehe...ngeri ya? Nggak juga ah...
Terinspirasi kira-kira dua tahun yang lalu waktu nonton Oprah Show. Tamunya jeunk Oprah waktu itu (lupa siapa) bilang kalau dia rutin menulis obituari tentang dirinya setiap tahun. Obituari umumnya memang ditulis oleh orang lain yang berisi tentang informasi dan secuil kenangan tentang orang yang sudah meninggal. Tapi tidak ada salahnya juga menulis obituari kita sendiri pada saat kita masih hidup kan? (Ya iyalaaah, mana bisa nulis lagi kalo udah mati...wkwkwkwk)
Tamu jeunk Oprah ini menulis tentang harapan, kenangan dan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang dicintainya dalam obituarinya. Somehow I find it beautiful instead of creepy. Why? Indah bukan kalau suatu saat kita bisa membaca tulisan orang yang kita kasihi. yang sudah berpulang ke pangkuanNya? Di dalamnya tersebut nama kita dengan penuh cinta dan rasa terima kasihnya. Alangkah indahnya kenangan yang ditinggalkan olehnya.
Bagi aku pribadi, tulisan itu timeless, apalagi kalau isinya tentang cinta. Waaaah...jadi makin ngebet pengen nulis obituari, tapi ntar aku di-cap aneh gak ya sama orang-orang?
Hehehe....
Happy New Year!!!

9 comments:

-Indah- said...

Waahh.. beberapa waktu lalu gua juga sempet mikir.. kalo gua bisa menulis obituari gua sendiri, apa yang akan gua tulis untuk menggambarkan hidup gua?

And gua pikir ini penting sih.. setidaknya buat mengecek apakah hidup kita sekarang udah sesuai dengan bagaimana kita ingin dikenang orang nanti, huahahaha :D

Tapii.. sampe sekarang masih belon bisa menuliskannya, hihihi..

Salam kenal yaa, Jeng Windaa ;)

eka wijayanti said...

Lho, Mbak Winda kan sudah mulai menuliskan obituarinya. Blog misalnya. Itu kelak akan jadi cacatan sejarah untuk "anak cucu". Lalu ingin obituari yang bagaimana lagi? Surat wasiat?

Mari mulai menuliskan sejarah kita!

G said...

Obituary: An obituary is an attempt to give an account of the texture and significance of the life of someone who has recently died.

Hehe.. saya nyari definisinya dan ini yang paling menarik sebab ada kata2 tekstur dan kesignifikan dari kehidupan seseorang, yg baru saja meninggal.

Entah kenapa, saya selalu merasa bahwa sebagian dari diri setiap manusia mati setiap hari, dalam pandangan saya sembari kita berjalan ke depan, tubuh kita sesungguhnya rontok sedikit demi sedikit, sampai akhirnya kita benar2 mati secara jasmaniah.

Maka, membuat obituari setiap hari atau secara periodik, menurut saya justru masuk akal loh... :p

Thanks Winda :D Love this!

ami said...

wih setuju dengan G. jadi diary termasuk obituari ya G? termasuk juga blog ya

eka wijayanti said...

Sebenarnya kurang tepat juga, menurut saya. Obituari, Biografi, adalah sesuatu yang ditulis orang lain tentang kita. Kalau kita sendiri yang menuliskannya, lebih tepat disebut jurnal (rutin), memoar, sejarah, atau kalau yang berkaitan dengan kematian disebut wasiat. Yang jelas, blog itu bagian dari sejarah dan kenangan.

Winda said...

indah : hihihihi...agak-agak narsis juga kayanya yah? tapi kan demi kepentingan anak dan cucu kelak...biar mereka tau gimana kerennya mama dan neneknya dulu...wkwkwkwkwk
salam kenal juga...atau kayanya kita udah kenal bukan? ^_^

eka : waaaah, iya yah...makanya aku bilang for some of you aja yang ngeliat status FB ku, gitu lhooo...emangnya kita belom temenan ya di FB? Add aku ya di Winda Fitriani (sekalian) hehehehe
kamu bener juga ya ka...aku kok malah gak kepikiran sampe ke situ? Mungkin lebih tepatnya menuliskan memoar tentang hidup kita....ini salah satunya kan ya?
wah, aku salah persepsi dong?
hiks...

G : Hahahaaa...aku paling suka deh sama jeng yang satu ini, selalu bisa mencari perumpamaan yang indah untuk sesuatu yang sederhana sebenarnya, sehingga maknanya menjadi begitu dalam...
copas : saya selalu merasa bahwa sebagian dari diri setiap manusia mati setiap hari, dalam pandangan saya sembari kita berjalan ke depan, tubuh kita sesungguhnya rontok sedikit demi sedikit, sampai akhirnya kita benar2 mati secara jasmaniah.---->>> KEREN ABIS!!!

Ami : yok, mulai nulis tentang diri sendiri dan orang2 yang kita sayang...siapa tahu kita 'pergi' sebagai orang terkenal...wah, bisa jadi sejarah kan..kalaupun tidak, aku yakin tulisan kita akan berharga untuk orang-orang yang kita kasihi...betul? betul? betul? (Upin's style) ^_^

-Indah- said...

Windaa.. narsis? Errmm.. ngga juga sihh.. (ngga nyadar maksudnyaa, wakakakakakk :p)

Ayy.. Kalo menurut gua sendiri (yang demen menyimpulkan tapi sayangnya kaga demen mengumpulkan fakta, ahahaha), nulis obituari tentang diri sendiri itu ibarat membuat suatu karangan tentang "bagaimana gua ingin dikenang ketika gua udah ngga ada lagi di dunia ini nanti?"

Jadi beda ama nulis blog karena nulis blog itu lebih tentang apa yang gua rasakan saat ini.

Soo nanti tinggal dibandingin aja antara obituari versi gua ama kesimpulan gua tentang diri gua dari hasil baca2 isi postingan blog, apakah udah match, huahahaha :D

Winda said...

indah : pengertian kamu sama dengan aku mengenai obituari--->nulis obituari tentang diri sendiri itu ibarat membuat suatu karangan tentang "bagaimana gua ingin dikenang ketika gua udah ngga ada lagi di dunia ini nanti?"
hehehehe
eka : kok komen aku gak matching ya? harusnya yang tentang FB itu ---> (waaaah, iya yah...makanya aku bilang for some of you aja yang ngeliat status FB ku, gitu lhooo...emangnya kita belom temenan ya di FB? Add aku ya di Winda Fitriani (sekalian) hehehehe)
aku posting di tulisan eka yang sebelumnya ya? hahahaaa...maaf ya...bikin bingung....^_^

-Indah- said...

*toss aahh, Windaa* ^o^