Pages

Saturday, January 30, 2010

Surat untuk Sahabat

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi saudara dalam kesukaran



Tiba-tiba kamu menghilang! Semua panik. Project kita terancam bubar!

***

Aku memang tidak tau betul siapa kamu. Aku bahkan belum pernah bertemu muka denganmu. Awal pertemanan kita pun sangat unik. Kala itu group bentukanmu mengadakan lomba dari game yang begitu ku gandrungi, dan aku begitu ingin ikut serta dalam lomba itu. Akupun masuk sebagai anggota group'mu, upload foto karyaku, dan ternyata salah satu syarat untuk ikut lomba itu, harus menjadi teman para admin (kau salah satu adminnya). Kalah. Aku memang tidak menang di lomba itu, namun aku memenangkan satu nilai yang lebih besar dari pada sekedar game. Persahabatan. Ya, begitulah kita mulai terlibat dalam kelompok yang sama. Kau menjadikanku salah satu admin di group itu (psmi), membuat kita semakin dekat, apalagi kita mengadakan lomba halloween dimana setiap hari perlu adanya koordinasi sesama admin.

Usai masa-masa sibuk lomba halloween, aku pun terpilih sebagai salah satu penerima hadiah dalam thread menyambut natal "Give Away", dimana setiap kita yang terpilih boleh make a wish yang akan dikabulkan santa pet di malam natal. Kau pun ada di thread itu, bersama teman-teman kita yang lain.

Kemudian kebosanan mulai melanda kau dan teman-teman kita, hingga akhirnya ide cemerlang muncul dari pikiranmu. Ngeblog. Padahal aku sama sekali tak tau caranya. Tak tau menulis yang baik. Tapi kau begitu sabar. Kau membagi apa yang kau tahu denganku, dengan yang lain juga (aku belajar banyak soal yang satu ini).

Kemudian, tiba-tiba kamu menghilang. Namamu tidak tercantum lagi sebagai admin di psmi. Di inbox ku, namamu menghitam. Apa yang terjadi? Semua panik. Mencarimu. Kehilanganmu, sampai akhirnya kutemukan kau disini, di blog kita. Ternyata, oh ternyata..., ada seseorang yang menghack akunmu, sesaat setelah kau pamerkan kekayaan Bla (petmu). Untung saja mereka tidak merampok si kaya Bla ;) dan kau pun kembali. Tapi tidak sepenuhnya kembali, karena sejak kau kembali, kau tidak kembali ke group yang mempertemukan kita. Kau meninggalkan psmi.

Entah bagaimana awalnya, aku bisa setuju mengikuti project nekad ini. Satu minggu dengan satu cerpen, padahal aku sama sekali awam soal ini. Kita berkomitment untuk menjalankannya setahun ini. Bersahabat denganmu, banyak memberi masukan positif bagiku. Duniaku mulai terbuka, teman-temanku pun bertambah. Aku bersyukur menjadi sahabatmu, walau terjalin maya.

***

Dan kini, kepanikan itu terjadi lagi. Kau menghilang. Tepat di hari ulang tahunku! Semua blogmu di setting private, di blog kita, namamu menghilang dan di inbox, namamu kembali menghitam. Apa yang terjadi sahabat? Adakah yang salah? Sakitkah kau? Adakah yang tidak beres? Kambuhkah sakit ditangan kirimu yang pernah kau keluhkan? Ataukah ada yang kembali mencoba menghack akunmu? Ataukah kau sedang di Papua melanjutkan projectmu? Ataukah...(ini dugaan paling sulit bagiku) apakah kau lelah menjadi teman mayaku, teman maya kami? Oh, tidak.

Padahal aku merasa kau kini bagian keluargaku. Bukankah tempat yang sama dimana kita bernaung menjadikan kita satu keluarga? Ketika kau menceritakan bagaimana repotnya harus menimba air saat keran mati, aku seolah ikut merasakan kerepotanmu. Ketika bunda tercintamu ulang tahun, aku ikut terpingkal-pingkal kala si kecil Joshua membocorkan rencana surprise yang kau dan keluargamu buat kepada sang bunda. Ah! Sahabat, sungguh, kau seperti saudara bagiku. Bagi kami.

Sahabat...
Apakah kau tau? Indah teman kelingking kita ingin mengundurkan diri dari project yang sudah kita sepakati selama setahun ini? Apakah kau tau? Irene dan yang lain begitu patah semangat tanpamu? Apakah kau tau? kau adalah inspirasi bagiku? Apakah kau tau? Ekasari begitu takutnya kau tidak ada diantara kita, dan menyalahkan dirinya atas menghilangnya dirimu? Apakah kau tau? Winda, Eka, mba Ami, mba Siska, mba Delia, mba Jude, kami semua merasa kehilanganmu? Apakah kau tau semua terasa tak sama?

Sahabat...
Mengapa hati kecilku berkata kau tak akan kembali? Seperti kau tak pernah kembali ke psmi? Jangan tinggalkan teman-teman kelingkingmu dengan tanda tanya. Kami merindukanmu...

16 comments:

Lie said...

Sebenernya, aku uda nulis cerpen untuk minggu ini, tapi aku memilih cerita yang ini. Semoga si pemilik kelingking yang dimaksud membacanya...

Irene said...

Yul..yg tadinya ngantuk, aku jadi melek lagi baca surat ini..mungkin ini mewakili perasaan kita semua.. mata ku berair membaca surat ini.. aku kehilangan,bener2 kehilangan sahabat dan tokoh panutan di sini.. tadinya aku udah berniat mundur juga,setau kalian semua aku yg paling amburadul dalam soal posting cerpen kan..hehhehe.. tapi semangat temen2 yg ada di dalam proyek ini menggugah aku, gak boleh putus dan patah semangat.. Kembalilah taman!! Kemablilah inspirasi,semangat dan pemersatu kami...

Lie said...

Iya Ren, itu yang kita harapkan. Aku yakin dia baca ini...Trus besok muncul dengan Hujan Dedaunan II :)

Irene said...

hari nya besok ya? bukannya sabtu? namanya aja ngilang dari bloggernita kita ya...kenapa ya? gak cuma Eka aja,aku jg sempat berpikir, aku salah ngomong apa ya...

yaya said...

hiks....temanteman...maaf baru nongol lagi...sungguh..mataku juga berair membaca surat ini..saya baru ngeh kehilangan mbak G stlh main pet kembali dan tidak berkunjung ke rumah Bla sejak 3-4 hari belakangan ini. thread yg terpanjang masih kupunyai dan begitu sadar mbak G hilang, aku jd rajin membuka2nya dan menjadi pembaca diam (silent reader?) dan sangat bangga pada temanteman semua...teruskan berkarya, sahabat semua...tapi kehilangan mbak g memang sangat terasa...dan saya tak punya lagi katakata..:(

Dodo Filan said...

jujur... aku sedih dan haru bgt baca tulisan ini... q bener2 mellow... ga biasanya q begini.. q cuma mengingat semua kebaikan mbak ge yg udah dia berikan kepada q, semua nasihat pembangunnya yg ga akan pernah q lupain.. tapi skrg q juga ikuta tanda tanya.. kemana mbak ge?? q ga mau Malaikat q ini benar2 pergi dan menghilang dari kehidupanku, walalupun kita hanya sebatas berhubungan via dunia maya.. tapi q bener2 ga mau istilah teman maya jatuh ketangannya.. ;(

Christamethys said...

hiks...mbak Ge kemana? aku lagi persiapan ujian semesteran nih, gak sempet mampir2...maaf ya ketinggalan berita jadinya. sesekali aku nyeletuk di fb aja kalo lagi break.


beberapa waktu kemaren aku sengaja gak aktif kan fb ku saking aku stress dgn tugas2ku dan berujung istirahat di tempat tidur...setelah telpon dari teman2 fb yang jauh2 dari Indo, akhirnya demi mengurangi kecemasan teman2, aku aktifkan acc ku, walo gak bisa dua2nya. Waktu itu, Indah juga sempet nanyain.


walo kondisinya beda, mudah2an mbak Ge baik2 aja ya, mudah2an lagi sibuk proyek di papua...dan mudah2an segera kembali ngumpul sama kita disini...

ami said...

G, lekas beri kabar yaaaa. apapun kabar beritamu kita akan menerima. sedikiiiit aja kasih tau. yaaa ya

Eucalyptus said...

Teman2 tercinta, saya dulu juga panik pada waktu G menghilang dengan Bla-nya, sampai sekarang juga PSMI seperti kehilangan gairahnya setelah G mengundurkan diri dari kepengurusan PSMI, jujur sy terpengaruh menjadi tidak sesemangat dulu bermain pet sejak Bla tidak aktif lagi.

Tapi saya yakin, G pasti punya alasan unuk menghilang sejenak. Sy yakin G akan muncul suatu saat nanti, dan sy menaruh harapan yg besar G akan hadir pada saat kita akan kopdar bersama di rumah saya akhir Febuari nanti.

Saya mengenal G pada saat sy ngeblog sebelum sy mengenal FB. Setiap hari kita selalu melempar komen2 pada blog kita dengan canda yg kadang2 membuat sy ter-bahak2 di meja kerja sy...

G memang selalu ada "dihati" sy sejak dulu, dia pribadi yg unik, dia wanita mandiri yg cerdas..

Semoga G cepat kembali ya.... miz u "G"

Judith(Emaknya Dee) said...

Mbak G...where r u??
Mengapa sampai sekarang belum muncul2 lagii??Padahal aku berharap kamu hanya menghilang untuk'semedi'sejenak dan tak selama ini...
wahai mbak G...segeralah kembali dan berkumpul bersama kita lagi....
miss u so much

Irene said...

Ge,say something pleaseeeeee...

Anonymous said...

Dear All..

Maaf untuk semuanya ya. Satu aja yg pasti, it was wonderful to have known all of you, tanpa kecuali.

Mungkin saya memang inkonsisten dan tidak bisa berkomitmen, itu sebabnya. Bukan salah siapa2. My own fault.

Btw, sampai ketemu di rumahnya mbak Evie ;)

Ow, untuk terusannya hujan dedaunan saya akan copas di kolom komentarnya Hujan dedaunan 1. dstnya demikian.

Thanks utk segala sesuatu.

(((hugs)))

Irene said...

Ge...kenapa? Ge..ya ampunnn....kangen berat!!!! jangan pergi dong...

Irene said...

Ge..inkonsisten dan tidak bisa berkomitmen???? Walopun kita baru ketemu di dunia maya...rasanya itu bukan Ge banget... kehilangan banget deh...

Eka Situmorang-Sir said...

Air mataku menetes...
Sengaja tidak mau baca dari kmrn, pas di publish. Takut gak kuat... Namun setelah merasa kuat pun, ketika membaca ini ternyata tak ayal tenggorokanku tercekat.

Anw mbak G, menghilang, pergi atau kembali itu adalah hak pribadimu. Tak ada yang bisa melarang atau memaksamu tinggal. Satu yang pasti, we are all miss u and we do send our best prayer for u to be in the best condition.

Jauh di dalam lubuk hatiku, aku tau engkau ada, engkau membaca, engkau memantau. Apapun yang terjadi padamu mbak, may God's hands cover u with all the love u need, with all the calmness u want and with all the strentgh u might required. And if it happens that u r ill, may God's blood recover and heal u completely. I love u in Christ, u r my sister!

Buat teman2 yang lain, ayoooo tetap semangat! We can through this all together. Yes, we are all sad but don't be drown too deep. I believe mbak G will have a big smile on her face if she sees us keep the spirit up.

Juz keep the positive thinking! Mbak G might need to do sumthing without us need to know. Give her some privacy and please respect her choice for not telling us :)

What we can do now is continuing her legacy.... TERUSKAN PROYEK CERPEN INI!

Saya membayangkan, akhir tahun nanti tiba, dan masing2 kita (semoga bisa punya 52 cerpen) kita bisa melihat ke belakang dan bergandeng tangan berkata.. "Hey we pass our test" so ladieees... KEEP THE SPIRIT UP!

much love (with tears flow over my cheeks)

Mami Skunyos
Eka Situmorang-Sir

Lie said...

MbG...
Aku senang banget mbG muncul, setidaknya kita tau mbG 'baik-baik aja'

dan...kapanpun mbG siap untuk kembali...jangan sungkan ya... :)